10 Agustus 2026. DPRD SIDOARJO
10 Agustus 2026. DPRD SIDOARJO
Banner Cukai Rokok Ilegal
Banner Cukai Rokok Ilegal
Sidoarjo

Wabup Mimik Idayana Dekatkan Pelayanan Pajak bagi Masyarakat dan Perusahaan

×

Wabup Mimik Idayana Dekatkan Pelayanan Pajak bagi Masyarakat dan Perusahaan

Sebarkan artikel ini
Foto : Wabup Sidoarjo, Hj mimik idayana dekatkan pelayanan pajak bagi masyarakat.
Foto : Wabup Sidoarjo, Hj mimik idayana dekatkan pelayanan pajak bagi masyarakat.

SIDOARJO, republiknews.com.– Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus berupaya mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat dan dunia usaha. Salah satu langkah yang dilakukan yakni menghadirkan Pelayanan Satu Pintu (One Desk Stop Service) di Desa Tambaksawah, Kecamatan Waru.

Layanan tersebut disosialisasikan langsung oleh Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, pada Selasa, 29 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memberikan pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan dekat dengan masyarakat maupun perusahaan.

Dalam kegiatan itu, Wabup Mimik Idayana didampingi Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Sidoarjo Fenny Apridawati, para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Waru, Kepala Desa dan perangkat Desa Tambaksawah, pejabat UPT Pengelolaan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Timur, perwakilan Bank Jatim, Forum CSR Kabupaten Sidoarjo, serta pimpinan perusahaan yang berada di wilayah Tambaksawah.

Menurut Mimik Idayana, keberadaan layanan satu pintu tersebut penting untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dan pelaku usaha. Terlebih, wilayah Tambaksawah dan Kecamatan Waru memiliki aktivitas ekonomi yang cukup tinggi.

Tercatat terdapat lebih dari 200 perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut. Kondisi itu membuat kebutuhan pelayanan administrasi, mulai dari perpajakan, perizinan hingga administrasi kendaraan perusahaan, cukup tinggi.

“Ini kita dekatkan semuanya dalam satu tempat. Supaya lebih mudah, lebih cepat, dan tidak perlu bolak-balik. Pemkab Sidoarjo hadir untuk membantu masyarakat dan perusahaan dalam mendapatkan pelayanan,” ujar Mimik.

Selain mendekatkan pelayanan, Wabup Mimik juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dan perusahaan dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

Menurutnya, pajak daerah merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang nantinya digunakan kembali untuk mendukung berbagai program pembangunan di Kabupaten Sidoarjo.

“Jangan sampai kita lalai dengan kewajiban kita, yaitu pembayaran pajak. Pajak yang dibayar masyarakat dan perusahaan nantinya dikembalikan melalui berbagai program pembangunan. Salah satunya pembangunan infrastruktur,” jelasnya.

Mimik juga mengajak masyarakat ikut berperan dalam mengawasi pelaksanaan pembangunan di lingkungan masing-masing. Masyarakat diminta tidak ragu menyampaikan apabila menemukan pembangunan yang dinilai tidak sesuai dengan ketentuan.

“Anggaran pembangunan juga berasal dari masyarakat. Karena itu saya mohon bantuan semuanya untuk saling mengawasi agar pembangunan yang dilaksanakan benar-benar sesuai dengan ketentuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Sidoarjo juga memberikan apresiasi terhadap keberadaan paguyuban perusahaan di Tambaksawah. Menurutnya, keberadaan paguyuban tersebut dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
Ia berharap kebersamaan para pelaku usaha di Tambaksawah dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Kabupaten Sidoarjo.

Selain menjalankan kegiatan usaha, perusahaan juga diharapkan terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

“Saya sangat mengapresiasi perusahaan-perusahaan yang ada di Tambaksawah. Dari informasi yang saya terima, perusahaan di sini juga peduli terhadap lingkungan dan masyarakat. Termasuk memberikan beasiswa bagi anak-anak yatim serta ikut berkontribusi dalam pembangunan di wilayah masing-masing,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Sidoarjo Yudhi Iriyanto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya BPPD untuk terus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dan pelaku usaha.

Yudhi menyebut layanan satu pintu di Tambaksawah merupakan kegiatan lanjutan. Sebelumnya, layanan serupa telah dilaksanakan dengan dukungan pihak perusahaan.

Ke depan, BPPD Sidoarjo akan terus melakukan penyempurnaan agar pelayanan perpajakan dapat dilakukan secara lebih cepat dan mudah.

“Kami terus berupaya memperbaiki layanan agar masyarakat dan para perusahaan tidak perlu jauh-jauh datang ke Sidoarjo. Kami berupaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dan perusahaan,” ujarnya.

Yudhi menambahkan, BPPD Sidoarjo memiliki target penerimaan pajak daerah yang harus dicapai pada tahun 2026. Karena itu, dukungan dan partisipasi masyarakat serta dunia usaha sangat dibutuhkan.

“Kami berharap dengan dukungan dari semuanya, target pajak daerah tahun 2026 dapat tercapai. Tentunya ini untuk mendukung pembangunan Kabupaten Sidoarjo secara keseluruhan,” pungkasnya.

Langkah menghadirkan pelayanan satu pintu di Tambaksawah diharapkan dapat memperpendek akses masyarakat dan perusahaan terhadap layanan pemerintah.

Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat juga diharapkan terus terjaga sehingga pelayanan publik semakin mudah diakses dan pembangunan Kabupaten Sidoarjo dapat berjalan secara berkelanjutan.

(AHF/KominfoSidoarjo)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *