Bitung. Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bitung melaksanakan kegiatan Sosialisasi Portal MIDO (Media Informasi Digital Online) sebagai upaya meningkatkan penyebaran informasi layanan keimigrasian kepada masyarakat secara lebih mudah, cepat, dan efektif.
Kegiatan ini merupakan bagian dari inovasi pelayanan informasi yang dikembangkan untuk memberikan akses informasi keimigrasian yang dapat dijangkau masyarakat melalui media digital.
Kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan oleh Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bitung.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian turut memberikan penjelasan mengenai Portal MIDO,
mulai dari tujuan, manfaat hingga tata cara masyarakat dalam mengakses berbagai informasi yang tersedia di dalam portal.
Portal MIDO dirancang sebagai salah satu sarana informasi digital yang menyediakan berbagai informasi terkait pelayanan keimigrasian.
Melalui portal ini, masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai jenis layanan, persyaratan, prosedur, serta informasi keimigrasian lainnya tanpa harus mencari informasi dari berbagai sumber secara terpisah.
Dalam sosialisasinya, Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian menjelaskan bahwa pemanfaatan Portal MIDO diharapkan dapat mendukung terciptanya pelayanan publik yang lebih transparan, informatif, dan mudah diakses.
” Kehadiran portal ini juga menjadi bentuk pemanfaatan teknologi dalam mendukung transformasi digital pelayanan keimigrasian di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bitung.” Jelasnya.
Sementara, Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (Kasi Tikkim) Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bitung, Simon Sianturi mengutarakan melalui kegiatan sosialisasi ini, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bitung berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas penyampaian informasi kepada masyarakat.
” Dengan adanya Portal MIDO, diharapkan masyarakat dapat memperoleh informasi keimigrasian secara lebih praktis dan efisien, sekaligus mendukung terwujudnya pelayanan keimigrasian yang modern, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.” Tandasnya. Kamis(27/08/26)




















