SIDOARJO, republiknews.com. — Proses pembebasan lahan untuk pembangunan Flyover Gedangan terus berjalan lancar. Dinas PU BM SDA Sidoarjo bersama BPN telah menyelesaikan pengukuran titik koordinat sebagai langkah awal pengadaan lahan proyek strategis tersebut.
Pengukuran Selesai, Penetapan Lokasi Segera
Kepala Dinas PU BM SDA Sidoarjo, M. Mahmud, menyebut pemetaan garis geometris jalan sudah rampung dan bersifat final. Pengukuran mencakup 9 titik di sisi selatan dan 12 titik di sisi utara persimpangan Gedangan. Total lahan yang akan dibebaskan mencapai 122 bidang seluas sekitar 22.220 meter persegi, meliputi lahan warga dan aset PT KAI.
Kanwil BPN Jawa Timur dijadwalkan segera menetapkan lokasi (penlok) dan menerbitkan peta bidang lahan. Penetapan lokasi ditargetkan selesai pada 20 Oktober 2026. Setelah penlok terbit, tim penilai independen akan menghitung besaran ganti rugi mencakup nilai tanah, bangunan, dan aset terdampak lainnya sebelum disosialisasikan kepada pemilik lahan.
Pembebasan Dilakukan Bertahap
Pembebasan lahan akan dilaksanakan dalam dua tahap — tahun anggaran 2026 dan 2027 — menyesuaikan kemampuan APBD sekaligus memberi waktu cukup bagi warga terdampak untuk mempersiapkan kepindahan.
“Skema bertahap ini juga mempertimbangkan aspek sosial masyarakat terdampak agar mereka memiliki waktu cukup untuk mempersiapkan kepindahan ke lokasi baru,” jelas Mahmud.
(AHF/KominfoSidoarjo)




















