PACITAN-Petugas gabungan Polres Pacitan, Satpol PP Kab. Pacitan dan Subden POM Pacitan melakukan razia sejumlah tempat hiburan malam di Pacitan, Sabtu (22/08/2026) malam hingga Minggu dini hari.
Razia tersebut dilakukan dalam rangka Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026.
Operasi ini menjadi langkah tegas kepolisian dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, serta obat-obatan terlarang lainnya demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Sebuah rumah kost, empat lokasi tempat hiburan malam dan satu lokasi wisata menjadi sasaran dalam razia ini.
Petugas melakukan pemeriksaan terhadap para pengunjung dan penyisiran sekitar area tempat hiburan. Pemeriksaan dilakukan dengan cara menggeledah tas dan barang bawaan para pengunjung.
Usai pemeriksaan, petugas melakukan tes urin secara acak terhadap para pengunjung sekaligus pegawai tempat hiburan tersebut. Hasilnya, seluruhnya dinyatakan negatif narkoba.
Dari pemeriksaan tersebut, petugas tidak menemukan narkotika, psikotropika maupun obat-obatan terlarang,
namun petugas berhasil mengamankan seorang penjual minuman beralkohol tanpa ijin dan menyita beberapa botol miras berbagai merk untuk dilakukan proses tipiring.
Kasatresnarkoba Polres Pacitan, Iptu Sumianto Harsya Fahroni, S.H., M.H., CPHR. mengatakan razia tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya kepolisian mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Kab. Pacitan.
“Operasi ini merupakan bagian dari upaya preventif dan represif kami dalam menekan ruang gerak penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, khususnya di tempat hiburan malam yang rawan penyalahgunaan” ujarnya.
Pihaknya memastikan upaya pencegahan sekaligus penindakan terhadap penyalahgunaan narkoba akan terus dilakukan, termasuk di tempat-tempat yang dinilai rawan menjadi lokasi peredaran narkoba.
Polres Pacitan juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba demi menciptakan Pacitan yang bersih dari narkoba.
“Mari kita ciptakan Kabupaten Pacitan bersih dari narkoba, Jauhi narkoba, perbanyak tamasya”, tambahnya.
(Redho Fitriyadi)




















