1 Mei 2026
Sidoarjo

Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Subandi: Pancasila Harus Menjadi Ideologi yang Hidup di Tengah Masyarakat

×

Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Subandi: Pancasila Harus Menjadi Ideologi yang Hidup di Tengah Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Foto : Bupati Sidoarjo,H.Sibandi menjadi inspektur upacara hari lahir Pancasila.
Foto : Bupati Sidoarjo,H.Sibandi menjadi inspektur upacara hari lahir Pancasila.

Republiknews.com,SIDOARJO – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Alun-alun Sidoarjo, Senin (1/6/2026). Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Subandi selaku inspektur upacara dan dihadiri berbagai unsur pemerintahan serta masyarakat.

Kegiatan tersebut diikuti jajaran Forkopimda Sidoarjo, anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo, TNI/Polri, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, serta peserta upacara dari berbagai elemen masyarakat. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan semangat persatuan yang menjadi salah satu nilai utama dalam Pancasila.

Dalam kesempatan itu, Bupati Subandi membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Yudian Wahyudi. Dalam sambutannya disampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan hanya sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk menjaga agar nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Tema Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, yakni “Pancasila Mempersatukan Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, menjadi pesan kuat bahwa Pancasila tidak hanya berperan menjaga keutuhan bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi landasan dalam mewujudkan perdamaian dunia. Menurut Subandi, Pancasila telah terbukti menjadi bintang penuntun bangsa di tengah berbagai tantangan global dan ancaman perpecahan.

“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya di tengah dunia yang penuh ketidakpastian dan ancaman perpecahan. Indonesia tetap berdiri kokoh dalam keberagaman suku, budaya, dan agama dalam satu ikatan kebangsaan,” ujar Subandi saat membacakan sambutan tersebut.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Pancasila menjadi jangkar moral bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik global. Nilai-nilai musyawarah, gotong royong, serta kemanusiaan dinilai menjadi kekuatan utama Indonesia dalam menjaga persatuan dan memberikan kontribusi bagi perdamaian dunia.

Pada kesempatan itu, generasi muda juga diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya diharapkan tidak hanya menjadi hafalan atau simbol semata, tetapi benar-benar diterapkan dalam setiap tindakan, perilaku sosial, serta kebijakan yang diambil demi kemajuan bangsa.

Subandi juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dengan menolak segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang berpotensi merusak keharmonisan bangsa. Menurutnya, Indonesia harus terus menunjukkan kepada dunia bahwa keberagaman merupakan kekuatan yang mampu melahirkan toleransi, persatuan, dan nilai-nilai kemanusiaan yang tinggi.

Upacara Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 berlangsung dengan penuh semangat kebangsaan dan rasa cinta tanah air. Melalui peringatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap semangat Pancasila semakin tertanam dalam kehidupan masyarakat sehingga mampu memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, serta mendukung terwujudnya Indonesia yang damai, adil, dan sejahtera.

(AHF/KominfoSidoarjo)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *