10 Agustus 2026. DPRD SIDOARJO
10 Agustus 2026. DPRD SIDOARJO
Banner Cukai Rokok Ilegal
Banner Cukai Rokok Ilegal
Ekonomi & BisnisSidoarjo

Gebyar UMKM 2026 Dibuka, Wabup Mimik Dorong Produk Lokal Sidoarjo Naik Kelas

×

Gebyar UMKM 2026 Dibuka, Wabup Mimik Dorong Produk Lokal Sidoarjo Naik Kelas

Sebarkan artikel ini
Foto : Wakil Bupati Sidoarjo,Hj Mimik idayana membuka Gebyar UMKM 2026 di area parkir mall Ramayana Ciplaz Sidoarjo.
Foto : Wakil Bupati Sidoarjo,Hj Mimik idayana membuka Gebyar UMKM 2026 di area parkir mall Ramayana Ciplaz Sidoarjo.

SIDOARJO, republiknews.com .– Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus mendorong perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal agar semakin dikenal masyarakat dan mampu naik kelas.

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Gebyar UMKM 2026 yang berlangsung di area parkir Mall Ramayana Ciplaz Sidoarjo, 28-30 Agustus 2026.

Kegiatan yang diinisiasi Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sidoarjo itu menghadirkan sebanyak 30 stan UMKM unggulan.

Beragam produk ditawarkan kepada masyarakat, mulai dari produk kerajinan hingga makanan dan minuman hasil usaha pelaku UMKM Sidoarjo.

Gebyar UMKM 2026 secara resmi dibuka Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana pada Jumat malam, 28 Agustus 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Mimik menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak semata-mata menjadi tempat untuk memamerkan maupun menjual produk.

Menurutnya, Gebyar UMKM harus menjadi ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produknya secara lebih luas, mengembangkan usaha, sekaligus meningkatkan kualitas sehingga mampu bersaing dan naik kelas.

“UMKM bukan hanya persoalan penjualan, tetapi di dalamnya ada perjuangan, ada kreativitas, dan harapan keluarga untuk bisa lebih sejahtera,” ujar Mimik.

Ia juga mengajak masyarakat Sidoarjo untuk semakin mencintai dan menggunakan produk-produk buatan pelaku usaha lokal.

Salah satu bentuk dukungan nyata yang dapat dilakukan masyarakat adalah dengan membeli produk UMKM yang dihasilkan warga Sidoarjo.

Mimik menilai keberpihakan masyarakat terhadap produk lokal akan memberikan dampak terhadap perputaran ekonomi daerah. Semakin banyak produk UMKM yang dibeli dan digunakan masyarakat, semakin besar pula peluang usaha mikro untuk berkembang.

“Dengan membeli produk-produk UMKM Sidoarjo membantu menggerakkan ekonomi dan mewujudkan Sidoarjo yang semakin sejahtera,” ungkapnya.

Selain mendorong masyarakat membeli produk lokal, Wakil Bupati juga memberikan pesan kepada para pelaku UMKM agar tidak berhenti melakukan inovasi.

Menurutnya, perkembangan zaman menuntut pelaku usaha tidak hanya menghasilkan produk yang berkualitas, tetapi juga mampu melakukan pemasaran dengan cara yang lebih kreatif.

Pemanfaatan media sosial menjadi salah satu hal yang ditekankan Mimik. Pelaku UMKM diminta lebih aktif mempromosikan produk mereka melalui berbagai platform media sosial agar jangkauan pemasaran tidak hanya terbatas pada lingkungan sekitar.

“Zaman sudah berubah. Jangan hanya bagus produknya, tetapi promosinya juga harus lebih kreatif,” pesannya.

Pemkab Sidoarjo, lanjut Mimik, akan terus memberikan dukungan kepada pelaku UMKM.

Dukungan tersebut dilakukan melalui berbagai bentuk pelatihan dan pendampingan, sekaligus membuka akses pemasaran bagi produk-produk usaha mikro.

Ia berharap Gebyar UMKM 2026 tidak berhenti sebagai kegiatan pameran sesaat, tetapi dapat menjadi salah satu terobosan untuk memperkuat keberadaan UMKM di Kabupaten Sidoarjo.

“Mudah-mudahan Gebyar UMKM ini menjadi salah satu terobosan untuk mendorong UMKM Sidoarjo naik kelas,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sidoarjo H. Chudori menjelaskan bahwa Gebyar UMKM digelar sebagai sarana promosi berbagai produk unggulan usaha mikro Sidoarjo.

Kegiatan tersebut sekaligus diarahkan untuk memperluas jejaring pemasaran serta memperkuat kolaborasi antarpelaku usaha.

Chudori berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi pelaku UMKM, khususnya dalam memperkenalkan produk kepada masyarakat luas.

Selain promosi, kegiatan ini juga ditargetkan dapat meningkatkan omzet sekaligus membuka peluang pemasaran yang lebih besar bagi produk usaha mikro Sidoarjo.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mempromosikan produk-produk unggulan usaha mikro kepada masyarakat luas dan meningkatkan omset dan peluang pemasaran produk-produk usaha mikro,” ujarnya.

Dengan menghadirkan puluhan stan UMKM dalam satu lokasi, Gebyar UMKM 2026 diharapkan menjadi ruang pertemuan antara pelaku usaha dan masyarakat.

Bagi pelaku UMKM, kegiatan tersebut menjadi kesempatan memperkenalkan produk, membangun jejaring, dan membaca peluang pasar.

Sedangkan bagi masyarakat, Gebyar UMKM dapat menjadi momentum untuk mengenal lebih dekat beragam produk lokal Sidoarjo sekaligus memberikan dukungan terhadap keberlangsungan usaha warga.

Dorongan terhadap UMKM menjadi bagian penting dalam menggerakkan perekonomian daerah. Karena itu, sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat diperlukan agar produk lokal tidak hanya mampu bertahan di tengah persaingan, tetapi juga berkembang menjadi produk yang memiliki daya saing lebih luas.

(AHF/KominfoSidoarjo)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *