SIDOARJO — Bupati Sidoarjo H. Subandi menegaskan bahwa harmonisasi antara kepala desa, lurah, sekretaris desa, dan seluruh perangkat desa/kelurahan merupakan kunci utama keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan percepatan pembangunan di tingkat akar rumput.
Pesan itu disampaikan saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Profesionalisme dan Akuntabilitas Aparatur Desa dan Kelurahan se-Kecamatan Porong di Royal Hotel Tretes, Pasuruan, Minggu (8/11/2026).
“Harmonisasi dan profesionalisme merupakan kunci percepatan pembangunan di tingkat desa dan kelurahan. Kalau kepala desa dan lurah beserta perangkatnya tidak sinkron, maka pemerintahan akan terganggu dan pembangunan menjadi terhambat,” tegas Subandi.
Acara juga dihadiri Pj Camat Porong Aan Ali Fauzan, Sekretaris Kecamatan, serta para kepala desa, lurah, dan perangkat se-Kecamatan Porong. Subandi mengapresiasi semangat peserta yang tetap mengikuti kegiatan meski digelar pada hari libur.
Subandi mengingatkan seluruh aparatur desa untuk berpedoman pada Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa beserta perubahannya dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024, agar tata kelola berjalan profesional dan akuntabel. Ia juga menekankan pentingnya perencanaan pembangunan yang matang, mulai dari Musdes, penyusunan RAPBDes hingga penetapan APBDes, sehingga kepala desa memiliki peta jalan yang jelas.
Dukungan anggaran desa ditingkatkan
Bupati mengungkapkan komitmen Pemkab Sidoarjo dalam mendukung pembangunan desa melalui program Bantuan Keuangan Khusus (BKK).
“Insyaallah tahun 2027 BKK untuk desa kurang lebih sebesar Rp600 juta per desa. Ini menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan di tingkat desa dan kelurahan,” ujarnya.
Selain BKK, program Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK) juga diperkuat untuk memungkinkan camat merespons kebutuhan masyarakat secara cepat, seperti perbaikan jalan dan normalisasi saluran.
Menjelang musim hujan, Subandi juga mengajak seluruh aparatur dan masyarakat untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong dan kerja bakti dalam menjaga lingkungan.
Pj Camat Porong Aan Ali Fauzan menyampaikan bimtek berlangsung selama dua hari dengan materi pengadaan barang dan jasa, administrasi pemerintahan, pengelolaan pembangunan, serta peningkatan profesionalisme aparatur.
“Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi bekal untuk meningkatkan kapasitas aparatur. Pada akhirnya, tujuan kita adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan mempercepat pembangunan di Kecamatan Porong maupun Kabupaten Sidoarjo,” pungkas Subandi.
(AHF/KominfoSidoarjo)




















