Example floating
Example floating
1 Mei 2026
Musi RawasSumatera Selatan

BPD dan Pemdes Lubuk Muda Bantah Karangan Bunga Ucapan Terima Kasih ke Satreskrim Polres Musi Rawas

×

BPD dan Pemdes Lubuk Muda Bantah Karangan Bunga Ucapan Terima Kasih ke Satreskrim Polres Musi Rawas

Sebarkan artikel ini

Musi Rawas-Polemik terkait beredarnya karangan bunga berisi ucapan terima kasih kepada jajaran Satreskrim Polres Musi Rawas atas terungkapnya dugaan kasus korupsi APBDes Desa Lubuk Muda, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas, terus menjadi sorotan publik.

Menanggapi hal tersebut, jajaran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) bersama Pemerintah Desa Lubuk Muda akhirnya angkat bicara dan membantah keras bahwa karangan bunga tersebut berasal dari pihak mereka.

Karsono, anggota BPD Desa Lubuk Muda yang mewakili Ketua BPD saat dimintai keterangan awak media, Kamis (21/05/2026), membenarkan bahwa dirinya mengetahui adanya ucapan terima kasih yang beredar luas di tengah masyarakat. Namun ia menegaskan, pihak BPD sama sekali tidak pernah membuat maupun mengirimkan karangan bunga tersebut.

“Kami jajaran BPD Desa Lubuk Muda tidak pernah memberikan karangan bunga dengan ucapan terima kasih kepada Kapolres Musi Rawas maupun Kasat Reskrim dan Kanit Pidkor Polres Musi Rawas,” tegas Karsono.

Menurutnya, munculnya karangan bunga itu justru diduga dilakukan oleh oknum tertentu yang sengaja ingin memperkeruh suasana di tengah masyarakat Desa Lubuk Muda.

“Dugaan kami, yang membuat karangan bunga itu kemungkinan oknum yang tidak senang. Karena selama ini kami dari BPD tidak pernah memberikan ucapan seperti itu,” ujarnya.

Karsono yang mengaku sudah menjadi anggota BPD sejak awal tahun 2019 itu juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing dengan isu-isu yang belum diketahui kebenarannya.

Ia meminta masyarakat tetap tenang dan menjaga kondusivitas desa agar persoalan yang berkembang tidak menimbulkan perpecahan di tengah warga.

“Harapan kami kepada masyarakat jangan membuat atau menyebarkan sesuatu yang belum tahu kebenarannya. Kami menghimbau masyarakat tetap bersabar, tenang dan menjaga kondisi keamanan kita masing-masing,” katanya.

Ia juga kembali menegaskan bahwa BPD Desa Lubuk Muda tidak pernah terlibat dalam pembuatan karangan bunga tersebut.

“Kami memohon kepada masyarakat jangan membuat karangan bunga yang belum tahu kebenarannya. Jangan sampai menimbulkan kesalahpahaman baru,” tambahnya.

Sementara itu, di tempat yang sama, Sekretaris Desa (Sekdes) Lubuk Muda, Supratno, turut memberikan klarifikasi mewakili Pemerintah Desa Lubuk Muda.

Supratno menegaskan bahwa pemerintah desa juga tidak mengetahui siapa pihak yang mengirim karangan bunga tersebut.

“Pemerintah Desa Lubuk Muda tidak pernah memberikan karangan bunga itu. Sampai sekarang kami juga belum tahu siapa oknum yang mengirim karangan bunga tersebut,” jelas Supratno.

Dalam keterangannya, Supratno juga menyampaikan bahwa Kepala Desa Lubuk Muda selama ini dikenal sebagai sosok yang baik dalam menjalankan tugas pemerintahan desa.

Menurutnya, seluruh urusan pemerintahan desa selama ini dijalankan sesuai aturan yang berlaku.

“Untuk kepala desa Lubuk Muda sendiri sehari-harinya orangnya baik, dan segala urusan dilakukan sesuai aturan yang ada,” tutupnya.

Munculnya polemik karangan bunga tersebut kini menjadi perhatian masyarakat luas. Sejumlah warga berharap persoalan ini dapat segera terang sehingga tidak menimbulkan spekulasi liar maupun kegaduhan berkepanjangan di tengah masyarakat Desa Lubuk Muda.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *