Republiknewscom,Sidoarjo – Suasana penuh kekhidmatan dan kebersamaan mewarnai kegiatan Pengajian Rutin Rabu Paing “Bengkel Akhlak” yang digelar di Kantor Desa Masangan Wetan, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Rabu (24/6/2026) malam.
Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB tersebut dihadiri berbagai elemen masyarakat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, aparat keamanan, serta jajaran Pemuda Pancasila dari berbagai wilayah di Kabupaten Sidoarjo.
Program Bengkel Akhlak yang digagas oleh Kepala Desa Masangan Wetan, H. Budiono, SH., MM, kembali menjadi magnet bagi masyarakat yang ingin memperdalam nilai-nilai keagamaan sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Acara diawali dengan pembacaan doa dan dilanjutkan sambutan dari Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Sidoarjo, H. Mursidi, ST. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh kader dan anggota Pemuda Pancasila untuk senantiasa aktif mengikuti kegiatan keagamaan sebagai sarana pembinaan karakter dan penguatan moral.
Menurutnya, organisasi kemasyarakatan tidak hanya memiliki peran dalam menjaga persatuan dan kebangsaan, tetapi juga harus mampu menjadi teladan dalam membangun akhlak yang baik di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan Bengkel Akhlak ini, kami berharap seluruh anggota Pemuda Pancasila dapat terus meningkatkan kualitas diri, memperkuat keimanan, serta menjadi pribadi yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.
Puncak acara diisi tausiyah agama yang disampaikan oleh Gus Muhammad Maliki Muhadi, Pengasuh Pondok Pesantren Mardhotillah Terik. Dalam kesempatan tersebut, Gus Maliki yang dikenal sebagai “montir” dalam program Bengkel Akhlak menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang menitikberatkan pada pentingnya menjaga akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menegaskan bahwa kemajuan suatu bangsa tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga oleh kualitas moral masyarakatnya. Oleh karena itu, pembinaan akhlak harus menjadi perhatian bersama, terutama bagi generasi muda yang akan menjadi penerus bangsa.
“Akhlak yang baik merupakan fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat. Ketika seseorang memiliki akhlak yang baik, maka ia akan mampu menjaga hubungan dengan Allah SWT maupun dengan sesama manusia,” tutur Gus Maliki di hadapan para jamaah.
Selain itu, ia juga mengajak seluruh peserta untuk terus menjaga persatuan, memperbanyak amal kebaikan, serta menghindari perilaku yang dapat memecah belah masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Pemuda Pancasila PAC Sukodono H. Achmad Awaludin, SH, beserta jajaran pengurus ranting, anggota Srikandi Pemuda Pancasila, serta kader-kader Pemuda Pancasila dari berbagai kecamatan.
Kehadiran sejumlah unsur organisasi dan lembaga lainnya semakin menambah semarak acara. Tampak hadir anggota KOTI MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Sidoarjo, perwakilan PAC Waru, PAC Wonoayu, dan PAC Tulangan.
Dari unsur keamanan hadir jajaran Kepolisian Sektor Sukodono, termasuk Kanit Samapta Wiwit Yulianto, serta perwakilan dari Satuan Lalu Lintas yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan dengan aman dan tertib.
Turut hadir pula Ketua Pokdarkamtibmas Sektor Sukodono Azis Rahmat bersama para anggotanya. Kehadiran mereka menunjukkan sinergi yang baik antara organisasi kemasyarakatan, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Selain itu, sejumlah tokoh masyarakat dan pegiat sosial juga tampak hadir, di antaranya Yuliana Astutik, yang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan di wilayah Sidoarjo.
Sepanjang acara berlangsung, para peserta terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Selain mendapatkan siraman rohani, mereka juga memanfaatkan momentum tersebut untuk mempererat hubungan persaudaraan dan memperkuat semangat kebersamaan.
Kepala Desa Masangan Wetan, H. Budiono, menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan Bengkel Akhlak. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting untuk membangun lingkungan yang harmonis, religius, dan penuh nilai-nilai kebajikan.
Ia berharap pengajian rutin Rabu Paing dapat terus berlangsung secara berkelanjutan dan menjadi wadah pembinaan spiritual bagi masyarakat dari berbagai kalangan.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin membangun masyarakat yang tidak hanya maju secara pembangunan, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik. Semoga Bengkel Akhlak terus menjadi sarana memperkuat ukhuwah dan meningkatkan kualitas keimanan masyarakat,” ujarnya.
Dengan mengusung semangat “Sekali Layar Terkembang, Surut Kita Berpantang,” MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Sidoarjo menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kegiatan-kegiatan positif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui sinergi antara tokoh agama, pemerintah desa, organisasi kemasyarakatan, dan aparat keamanan, kegiatan Bengkel Akhlak diharapkan mampu menjadi salah satu pilar dalam mewujudkan Kabupaten Sidoarjo yang religius, harmonis, aman, dan bermartabat.
(AHF/Dilan)


















