SIDOARJO – Setelah melalui proses pencarian yang cukup panjang dan penuh ketegangan, balita yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Kalidawir akhirnya berhasil ditemukan oleh tim gabungan dari BPBD Kabupaten Sidoarjo, Minggu,(12/4/2026).
Korban ditemukan di aliran sungai wilayah Kalikajang, Desa Plumbon, Kecamatan Tanggulangin, sekitar titik 16, pada pukul 10.05 WIB. Proses pencarian melibatkan berbagai unsur, mulai dari BPBD, aparat kepolisian, relawan, hingga masyarakat sekitar yang turut membantu penyisiran di sepanjang aliran sungai.
Dari informasi di lapangan, pencarian dilakukan sejak korban dilaporkan hilang akibat diduga tenggelam di Sungai Kalidawir. Tim gabungan terus melakukan penyisiran menggunakan peralatan evakuasi air, termasuk perahu karet, serta pemantauan di sejumlah titik yang berpotensi menjadi lokasi tersangkutnya korban.
Ketua BPBD Kabupaten Sidoarjo, Sabino Mariono, S.Sos., M.Kp., menyampaikan bahwa keberhasilan penemuan korban merupakan hasil kerja keras tim gabungan yang tidak kenal lelah selama proses pencarian berlangsung.
“Sejak laporan diterima, tim langsung bergerak cepat melakukan pencarian. Kami membagi beberapa regu untuk menyisir titik-titik rawan di sepanjang aliran sungai. Alhamdulillah korban berhasil ditemukan pagi ini di wilayah Kalikajang,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kondisi arus sungai yang cukup deras serta banyaknya hambatan di aliran sungai menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan. Meski demikian, koordinasi yang baik antar instansi menjadi kunci keberhasilan operasi tersebut.
Sementara itu, Kapolsek Tanggulangin, Kompol Anggono Jaya, S.ST., M.M., mengatakan pihak kepolisian turut mengamankan proses evakuasi serta membantu kelancaran pencarian sejak awal kejadian.
“Kami bersama tim gabungan melakukan pengamanan di lokasi serta membantu proses pencarian. Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama mengawasi anak-anak saat berada di sekitar sungai,” tegasnya.
Di sisi lain, Kepala Desa Kalidawir, Maksun, SP., mengungkapkan rasa duka mendalam atas peristiwa yang menimpa warganya. Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah membantu proses pencarian hingga korban ditemukan.
“Atas nama pemerintah desa, kami turut berbelasungkawa kepada keluarga korban. Terima kasih kepada BPBD, kepolisian, relawan, dan seluruh masyarakat yang telah membantu dengan penuh kepedulian,” ucapnya.
Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi ke fasilitas kesehatan untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya pengawasan terhadap anak-anak, khususnya di lingkungan yang berdekatan dengan aliran sungai atau sumber air lainnya yang berpotensi membahayakan.
Pihak terkait juga mengimbau agar warga segera melaporkan kejadian darurat kepada petugas agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.
(AHF)



















