Republiknews.com,Surabaya – Kepedulian terhadap isu lingkungan dan energi berkelanjutan mengantarkan alumni Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya, Asis Riyanto, meraih Innovation Platinum Award pada ajang International Business and Management Virtual Innovation & Invention of Ideas Competition (VIVIC) 2025.
Kompetisi internasional tersebut diselenggarakan oleh Fakultas Bisnis dan Manajemen Universiti Teknologi MARA (UiTM) Puncak Alam, Malaysia, dan diikuti oleh mahasiswa serta politeknik dari berbagai negara.
Bersama timnya, Asis berhasil memikat dewan juri melalui inovasi bertajuk “Charcoal Briquette Fuel Innovation for Sustainable Energy”, sebuah gagasan pemanfaatan briket arang sebagai alternatif energi ramah lingkungan yang terjangkau dan mudah diaplikasikan oleh masyarakat.
Inovasi ini berangkat dari kegelisahan Asis melihat tingginya ketergantungan masyarakat terhadap bahan bakar fosil, serta persoalan limbah yang belum tertangani secara optimal, khususnya di daerah.
Menurutnya, briket arang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai sumber energi alternatif yang berkelanjutan.
“Melalui inovasi ini, kami ingin menghadirkan solusi energi yang tidak hanya efisien dari sisi biaya dan bahan baku, tetapi juga mudah diterapkan oleh masyarakat serta mendukung keberlanjutan lingkungan,” ujar Asis Riyanto, Sabtu (20/12/2025).
Dalam ajang VIVIC 2025, karya peserta dinilai berdasarkan aspek kebaruan ide, manfaat, serta dampak sosial dan lingkungan.
Keberhasilan Asis meraih penghargaan tertinggi menjadi bukti bahwa inovasi sederhana berbasis kepedulian lingkungan mampu mendapatkan pengakuan di tingkat internasional.
Bagi Asis, capaian ini bukan sekadar prestasi akademik, melainkan pijakan awal untuk terus mengembangkan riset dan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
“Penghargaan ini kami raih berkat kerja sama tim yang solid, inovatif, dan memiliki visi yang sama. Prestasi ini adalah milik kita bersama. Terima kasih atas seluruh dukungan yang telah diberikan,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Prof. Dr. Siti Muajanah, MBA., Ph.D, selaku mentor sekaligus Ketua Program Studi Magister Manajemen FEB UNTAG Surabaya, atas bimbingan dan arahan yang diberikan selama proses pengembangan inovasi.
Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk terus berkarya dan berinovasi tanpa batas demi masa depan yang lebih berkelanjutan.
(AHF)
Sertifikat 30645
UKW Muda



















