Surabaya, republiknews.com. Semangat pengabdian, kedisiplinan, dan loyalitas kepada bangsa dan negara mewarnai pelaksanaan Upacara 17-an yang dipimpin Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Kohir, di Lapangan Makorem 084/Bhaskara Jaya, Jalan Ahmad Yani No. 1, Surabaya, Senin (19/10/2026).
Upacara yang diikuti seluruh prajurit TNI dan aparatur sipil negara (ASN) Korem 084/Bhaskara Jaya tersebut berlangsung khidmat. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan, meningkatkan disiplin, serta meneguhkan komitmen seluruh personel dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Dalam kesempatan tersebut, Danrem membacakan amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto yang menyoroti dinamika lingkungan strategis global yang semakin kompleks. Persaingan geopolitik, konflik bersenjata, hingga ancaman perang informasi dan kognitif menuntut setiap prajurit TNI untuk terus beradaptasi, meningkatkan kemampuan, serta siap menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan.
Panglima TNI menegaskan bahwa tanggung jawab prajurit tidak sebatas menjaga kedaulatan negara, tetapi juga berperan dalam memperkuat ketahanan wilayah, termasuk mendukung ketahanan pangan dan energi nasional.
Perkembangan teknologi pertahanan turut mengubah wajah peperangan modern. Pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), sistem persenjataan nirawak atau drone, peperangan elektronika, hingga sistem komando berbasis teknologi menjadi tantangan yang harus diantisipasi melalui peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan profesionalisme prajurit.
Menghadapi perkembangan tersebut, seluruh prajurit TNI dituntut memperkuat soliditas antarmatra, meningkatkan penguasaan teknologi pertahanan, serta membangun ketahanan wilayah yang tangguh bersama rakyat.
Selain kesiapan menghadapi tantangan global, Panglima TNI juga memberikan perhatian serius terhadap pentingnya menjaga kehormatan dan citra institusi TNI melalui penegakan hukum serta disiplin prajurit.
Seluruh personel diingatkan agar menjauhi berbagai bentuk pelanggaran, termasuk tindak kriminal, penyalahgunaan narkoba, perjudian dan judi online, penipuan, pemerasan, tindak kekerasan, penyalahgunaan kewenangan, serta segala bentuk aktivitas ilegal lainnya.
Penekanan tersebut menjadi pengingat bahwa profesionalisme prajurit tidak hanya tercermin dari kemampuan menjalankan tugas, tetapi juga dari sikap, perilaku, integritas, dan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui Upacara 17-an ini, Danrem 084/Bhaskara Jaya berharap seluruh prajurit dan ASN semakin memperkuat komitmen pengabdian, menjaga soliditas, meningkatkan disiplin, serta senantiasa hadir sebagai solusi bagi masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan dan profesionalisme, Korem 084/Bhaskara Jaya terus berkomitmen menjalankan tugas secara optimal demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta mendukung terciptanya wilayah yang aman, tangguh, dan kondusif.
(AHF/Penrem 084/BJ)




















