ACEH TIMUR — Kabar menggembirakan datang dari jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Timur. Isu kesalahpahaman yang sempat terjadi antara Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, dan Wakil Bupati Aceh Timur, T. Zainal Abidin, kini telah berakhir. Keduanya secara resmi menyatukan kembali tekad dan langkah dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan, Kamis (08/10/2026).
Pertemuan damai tersebut berlangsung dalam suasana sakral dan emosional. Bupati Al-Farlaky dan Wakil Bupati T. Zainal Abidin tampak saling berpelukan erat, saling memaafkan, dan menegaskan komitmen untuk kembali bersatu membangun Aceh Timur demi kesejahteraan rakyat.
Momen bersejarah ini disaksikan langsung oleh sejumlah Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) serta tokoh-tokoh senior dan pemuka masyarakat Aceh Timur. Kehadiran para tokoh tersebut menjadi bukti nyata bahwa persatuan pimpinan daerah merupakan harapan bersama dan menjadi dasar utama kemajuan wilayah.
Suasana pertemuan terlihat sangat harmonis. Bupati dan Wakil Bupati kemudian berdiri berdampingan bersama seluruh tokoh yang hadir, saling menggenggam tangan sebagai simbol kekompakan, persatuan, dan tekad bersama memajukan daerah.
“Kami saling memaafkan. Tidak ada lagian kesalahpahaman. Kami berdua berkomitmen sepenuhnya untuk membangun Aceh, untuk rakyat. Aceh Timur harus maju, harus tetap kompak,” ujar salah satu saksi yang hadir dalam pertemuan tersebut.
Kembalinya kekompakan pimpinan tertinggi di Aceh Timur disambut gembira oleh masyarakat luas. Warga berharap persatuan ini menjadi pendorong percepatan pembangunan di segala sektor, mulai dari perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan, peningkatan pelayanan publik, hingga kemajuan pendidikan dan kesejahteraan sosial.
Alhamdulillah, Aceh Timur Kembali Garang;
(Usman)




















