10 Agustus 2026. DPRD SIDOARJO
10 Agustus 2026. DPRD SIDOARJO
Banner Cukai Rokok Ilegal
Banner Cukai Rokok Ilegal
Sidoarjo

Wabup Sidoarjo Resmikan Gapura Megah Desa Jogosatru, Jadi Identitas dan Ikon Baru Desa

×

Wabup Sidoarjo Resmikan Gapura Megah Desa Jogosatru, Jadi Identitas dan Ikon Baru Desa

Sebarkan artikel ini
Foto : Wabup Sidoarjo resmikan Gapura Megah Desa Jogosatru.
Foto : Wabup Sidoarjo resmikan Gapura Megah Desa Jogosatru.

SIDOARJO, republiknews.com.– Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana meresmikan gapura pembatas Desa Jogosatru, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu malam (29/8/2026).

Gapura yang berdiri megah tersebut menjadi penanda sekaligus identitas Desa Jogosatru. Bangunan gapura memiliki tinggi sekitar 5 meter dan lebar 4,25 meter, dengan nilai pembangunan mencapai Rp100 juta.

Gapura tersebut berada di Dusun Balong Pandan, RT 6/RW 2, Desa Jogosatru. Lokasinya berada tepat di wilayah perbatasan Desa Jogosatru dengan Desa Terung Wetan, Kecamatan Krian.

Peresmian gapura berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Kegiatan tersebut sekaligus dirangkai dengan tasyakuran hasil pertanian masyarakat. Sebagai bagian dari kegiatan, panitia juga menggelar pertunjukan wayang kulit semalam suntuk.

Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) Sukodono turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Camat Sukodono, Kapolsek Sukodono, Danramil Sukodono, serta Kepala Desa Jogosatru. Hadir pula anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo H. Pratama Yudhiarto.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Mimik Idayana memberikan apresiasi terhadap pembangunan gapura batas desa yang dinilai kokoh dan memiliki bentuk yang cukup megah.

Menurut Mimik, keberadaan gapura tersebut tidak hanya berfungsi sebagai bangunan pembatas wilayah, tetapi juga dapat menjadi identitas bagi Desa Jogosatru. Dengan adanya gapura tersebut, masyarakat dari luar desa akan lebih mudah mengenali wilayah Jogosatru ketika melintas.

“Ini bagus karena bisa dijadikan tanda dan mungkin bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk destinasi foto selfie. Bangunannya sangat megah. Saya apresiasi ide dan kepedulian Mas Pratama Yudhiarto,” ujar Mimik Idayana.

Keberadaan gapura di wilayah perbatasan desa juga dinilai memberikan wajah baru bagi kawasan tersebut. Selain memperjelas batas wilayah, bangunan itu berpotensi menjadi salah satu titik yang menarik perhatian masyarakat, terutama sebagai lokasi untuk mengabadikan momen.

Peresmian gapura juga memiliki makna tersendiri karena dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan tasyakuran hasil pertanian. Tradisi tersebut menjadi bentuk ungkapan rasa syukur masyarakat atas hasil panen yang melimpah dan membawa keberkahan bagi para petani.

Mimik Idayana mengapresiasi kegiatan tasyakuran hasil pertanian yang digelar masyarakat. Ia berharap hasil pertanian yang baik dapat terus dipertahankan dan musim tanam berikutnya dapat berjalan dengan lancar.
“Semoga musim tanam berikutnya diberikan kelancaran,” ucapnya.

Selain pembangunan gapura dan tasyakuran hasil pertanian, perhatian juga diberikan terhadap pelestarian budaya tradisional melalui pertunjukan wayang kulit semalam suntuk.

Wabup Mimik menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan pertunjukan wayang kulit tersebut. Menurutnya, kegiatan budaya yang dilakukan secara rutin dapat menjadi salah satu cara efektif untuk menjaga keberlangsungan budaya bangsa di tengah perkembangan zaman.
“Pertunjukan wayang kulit yang rutin sangat efektif menjaga kelestarian budaya bangsa,” ujarnya.

Dengan diresmikannya gapura tersebut, Desa Jogosatru kini memiliki sebuah penanda wilayah yang tidak hanya berfungsi sebagai batas desa, tetapi juga diharapkan mampu memperkuat identitas desa.

Rangkaian kegiatan peresmian gapura, tasyakuran hasil pertanian, dan pertunjukan wayang kulit tersebut sekaligus menunjukkan kolaborasi masyarakat dalam menjaga pembangunan lingkungan, rasa syukur atas hasil pertanian, serta pelestarian budaya lokal.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap semangat kebersamaan masyarakat dalam membangun desa dan melestarikan budaya dapat terus dipertahankan.

Keberadaan gapura baru tersebut pun diharapkan menjadi kebanggaan warga Desa Jogosatru sekaligus mempercantik kawasan perbatasan desa.

Dengan demikian, gapura megah di Dusun Balong Pandan tidak hanya menjadi bangunan fisik, tetapi juga simbol identitas dan kebanggaan masyarakat Desa Jogosatru.

(AHF/KominfoSidoarjo)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *