Magetan, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Magetan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan pelantikan pengurus kecamatan pada hari Minggu (21/6/2026).
Agenda utama kegiatan ini adalah untuk memperkuat solidaritas kader, evaluasi program, dan memanaskan mesin politik guna menyongsong Pemilu tahun 2029.
Acara tersebut turut dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Timur Ali Mufti. Dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga kekompakan diseluruh tingkat kader.
Ia menyatakan bahwa Rakerda ini bukan sekedar formalitas organisasi, melainkan langkah strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat dan menyiapkan kader terbaik.
” Harapannya satu, yakni solid, barisannya lurus. Kalau ada yang tidak sesuai, ketua DPD harus meluruskan” pesannya.
Ali Mufti memberikan sinyal tegas terkait evaluasi kepengurusan apabila target peningkatan kursi tidak tercapai pada Pemilu 2029.
Menurutnya, jika perolehan kursi DPRD Magetan tidak bertambah atau tetap diangka lima, maka kepemimpinan. DPD Partai Golkar Magetan akan dievaluasi dan berpotensi dijabat oleh pelaksana tugas (Plt).
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD Partai Golkar Magetan Didik Haryono menyatakan siap bertanggung jawab untuk mewujudkan target partai.
” Fokus kami mempertahankan lima kursi yang ada dan menambah dua kursi di dua dapil yang selama ini masih kosong” jelasnya.
Didik mengatakan bahwa partainya menargetkan menambah jumlah kursi legislatif. Dari 5 kursi saat ini, menjadi 7 kursi pada pemilu mendatang.
” Menambah perolehan kursi itu bukan sesuatu yang tidak mungkin. Tetapi juga bukan hal yang mudah.
Target kami, Golkar bertekad menambah kursi dari 5 menjadi 7 kursi. Jika tidak nambah atau bahkan tetap 5 kursi saja, maka saya siap mengundurkan diri dari ketua Golkar Magetan,” tegasnya. (Va)



















