Republiknews.com,PASURUAN – Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus mematangkan persiapan pelaksanaan Bromo KOM XII yang akan digelar pada Sabtu, 6 Juni 2026 mendatang. Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan aman, Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko, memimpin rapat koordinasi lintas sektor yang berlangsung di Aula Dinasti Isyana, Selasa (2/6/2026).
Rapat tersebut dihadiri oleh perwakilan perangkat daerah, unsur kepolisian, instansi terkait, serta panitia pelaksana.
Pertemuan ini bertujuan menyinergikan seluruh pihak dalam mendukung kesuksesan event balap sepeda berskala nasional yang setiap tahun menjadi magnet bagi para pesepeda dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam rapat tersebut, sejumlah masukan dan laporan lapangan menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Salah satunya terkait kondisi jalan menuju titik finis di kawasan Wonokitri yang masih ditemukan beberapa bagian aspal berlubang. Menanggapi hal itu, Sekda Yudha langsung menginstruksikan Dinas Bina Marga untuk segera melakukan pengecekan dan penambalan guna menjamin keselamatan peserta.
Menurut Yudha, Bromo KOM bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga menjadi sarana strategis untuk memperkenalkan berbagai potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Pasuruan kepada masyarakat luas.
“Pesan dari Pak Bupati agar Bromo KOM menjadi perhatian bersama. Event ini merupakan momentum yang sangat baik untuk mempromosikan potensi pariwisata Kabupaten Pasuruan kepada para peserta maupun wisatawan yang datang,” ujarnya.
Selain perbaikan infrastruktur jalan, Yudha juga meminta seluruh perangkat daerah menjalankan tugas dan fungsinya secara maksimal. Dinas Kesehatan diminta menyiapkan tenaga medis dan fasilitas kesehatan di titik-titik tertentu. Dinas Perhubungan bersama Satpol PP diperintahkan memperkuat pengamanan dan pengaturan lalu lintas selama kegiatan berlangsung.
Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup diminta menyiapkan petugas kebersihan agar area kegiatan tetap terjaga kebersihannya. Dinas Pendidikan juga akan mengerahkan para siswa untuk memberikan sambutan kepada peserta di sejumlah titik lintasan.
Sedangkan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman akan menyiapkan toilet portabel guna menunjang kenyamanan peserta dan pengunjung.
“Mohon seluruh perangkat daerah terkait dapat menyiapkan personelnya masing-masing agar pelaksanaan kegiatan berjalan lancar dan sukses,” tegas Yudha.
Dalam kesempatan yang sama, Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Derie Fradesca turut menyampaikan sejumlah catatan penting terkait keselamatan peserta. Ia mengimbau seluruh peserta untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi rel kereta api di kawasan Latek, Bangil, karena permukaan rel yang licin berpotensi menyebabkan kecelakaan.
Selain itu, peserta juga diminta berhati-hati ketika melintas di wilayah Beji yang saat ini mengalami penyempitan jalan akibat proyek pembangunan drainase yang belum selesai. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan hambatan bagi peserta apabila tidak diantisipasi dengan baik.
AKP Derie juga mengingatkan adanya sisa-sisa hasil pemotongan pohon di tepi jalan kawasan Puspo yang masih perlu mendapat perhatian karena dapat membahayakan pengguna jalan.
“Di sekitar wilayah Puspo masih terdapat sisa pemotongan pohon di tepi jalan yang belum diangkut. Hal ini perlu menjadi perhatian bersama agar tidak membahayakan peserta,” katanya.
Untuk mendukung keamanan dan kelancaran kegiatan, Polres Pasuruan akan menerjunkan sekitar 600 personel yang ditempatkan di 170 titik pengamanan sepanjang rute Bromo KOM XII.
Sementara itu, Polres Pasuruan Kota juga akan mengerahkan sekitar 250 personel guna membantu pengamanan di wilayah hukumnya.
Dengan dukungan lintas sektor yang solid, Pemerintah Kabupaten Pasuruan optimistis pelaksanaan Bromo KOM XII dapat berlangsung aman, tertib, dan sukses. Event ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang olahraga bergengsi, tetapi juga mampu memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata, ekonomi masyarakat, dan promosi daerah di tingkat nasional.
(AHF)



















