Example floating
Example floating
1 Mei 2026
Sidoarjo

Sidoarjo Targetkan Eliminasi TB Tahun 2028, PKK Didorong Aktif Dampingi Pasien

×

Sidoarjo Targetkan Eliminasi TB Tahun 2028, PKK Didorong Aktif Dampingi Pasien

Sebarkan artikel ini
Foto : Ketua tim penggerak PKK kabupaten Sidoarjo,Sriatun Subandi hadir dalam sosialisasi peran PKK dalam penanggulangan TBC di pendopo Delta Wibawa.

Republiknews.com, Sidoarjo.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menargetkan eliminasi penyakit tuberkulosis (TB) dapat tercapai lebih cepat dari target nasional tahun 2030, yakni pada tahun 2028. Upaya percepatan tersebut dilakukan melalui pelibatan aktif kader PKK dalam deteksi dini, pendampingan pasien hingga edukasi lingkungan sehat di tengah masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Peran PKK dalam Penanggulangan TBC Berbasis Lingkungan yang digelar di Pendopo Delta Wibawa, Kamis (21/5/2026). Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sidoarjo, Sriatun Subandi, mengatakan PKK memiliki peran strategis sebagai motor penggerak sekaligus ujung tombak penanganan TB di lingkungan masyarakat.

Menurut Sriatun, PKK akan fokus pada deteksi dini, pendampingan pasien, serta promosi lingkungan sehat guna memutus rantai penularan tuberkulosis. Ia menilai seorang ibu memiliki peran penting dalam menciptakan rumah sehat melalui pengaturan ventilasi, pencahayaan, dan kebersihan rumah tangga.

Selain itu, Sriatun juga mengajak masyarakat membiasakan gerakan “Pentasuling” atau pepe bantal, kasur dan guling sebagai langkah sederhana menjaga kesehatan lingkungan rumah. Ia meminta kader PKK aktif mengedukasi masyarakat agar rutin menjemur perlengkapan tidur untuk mencegah penyebaran penyakit.

Dalam kesempatan tersebut, Sriatun turut mengingatkan pentingnya dukungan moral kepada pasien TB agar tidak merasa dikucilkan. Menurutnya, pasien TB membutuhkan pendampingan, motivasi untuk rutin minum obat, kontrol kesehatan, serta menjaga pola makan sehat. Ia juga meminta pasien disiplin menggunakan masker demi mencegah penularan penyakit kepada orang lain.

Eliminasi TB Tahun 2028, PKK Didorong Aktif Dampingi Pasien – Diskominfo Sidoarjo.pdf
Dokter spesialis paru, Bagus Wicaksono, menjelaskan bahwa satu penderita TB dapat menularkan penyakit kepada 15 hingga 20 orang apabila tidak segera ditangani. Ia mengimbau masyarakat segera memeriksakan diri ke puskesmas apabila mengalami gejala seperti batuk lebih dari dua minggu, batuk darah, sesak napas, dan nyeri dada.

Sementara itu, Ketua Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI), Khusnul Khotimah, menegaskan pentingnya peran kader kesehatan sebagai garda terdepan dalam menciptakan lingkungan sehat untuk mencegah penyebaran TB. Menurutnya, faktor lingkungan seperti ventilasi rumah, pencahayaan, kepadatan penghuni, dan kebersihan lingkungan sangat mempengaruhi penularan penyakit tersebut.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, Djoko Setijono, menyampaikan saat ini terdapat sekitar 5.800 kasus TB di Kabupaten Sidoarjo dengan capaian penanganan mencapai 91 persen atau sekitar 5.700 kasus. Untuk mendukung target eliminasi TB tahun 2028, Dinas Kesehatan Sidoarjo telah menyiapkan layanan pengobatan TB di 170 fasilitas pelayanan kesehatan serta terus memperluas screening suspect TB di masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga terus memperkuat pembentukan Desa Siaga TB melalui kolaborasi lintas sektor hingga tingkat desa dan kecamatan. Selain itu, pemerintah mendorong pelaksanaan imunisasi dasar lengkap serta gerakan menjaga kebersihan lingkungan rumah sebagai langkah pencegahan penyebaran TB di masyarakat.

 

(AHF/Kominfo Sidoarjo)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *