Republiknews.com, Sidoarjo.
– Semangat berbagi yang terus dijaga tanpa mengenal lelah ditunjukkan Muhammad Asri melalui program sosial Jumat Berkah yang telah ia jalankan selama lebih dari lima tahun.
Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap hari Jumat tersebut kini menjadi salah satu kegiatan sosial yang dinantikan masyarakat.
Ratusan warga dari berbagai kalangan datang untuk mendapatkan makanan gratis yang dibagikan dengan penuh keikhlasan di kawasan gapura masuk Perumahan Mutiara Citra Garden atau yang dikenal dengan MCG Candi Sidoarjo.
Meski jumlah penerima bantuan terus meningkat dari waktu ke waktu, hal itu sama sekali tidak menyurutkan semangat Muhammad Asri untuk terus berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.
Sejak pagi hari, suasana hangat dan penuh kekeluargaan sudah terasa di lokasi kegiatan.
Dapur sederhana yang digunakan untuk memasak tampak sibuk dengan aktivitas para relawan dan warga yang ikut membantu menyiapkan berbagai menu makanan secara gotong royong.
Aroma masakan yang menggugah selera menjadi penanda dimulainya kegiatan sosial yang kini sudah melekat di hati masyarakat sekitar.
Tak lama kemudian, warga mulai berdatangan dan mengantre dengan tertib menunggu giliran mendapatkan nasi kotak lengkap dengan lauk-pauk yang telah disiapkan.
Tidak hanya warga sekitar perumahan, para pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut juga sering ikut singgah untuk merasakan manfaat dari kegiatan sosial tersebut. Setiap pekan, sedikitnya 150 kotak makanan dibagikan kepada masyarakat, bahkan jumlahnya kerap ditambah karena tingginya antusiasme warga.
Bagi Muhammad Asri, Jumat Berkah bukan sekadar kegiatan rutin membagikan makanan gratis, tetapi menjadi bentuk nyata kepedulian sosial dan rasa empati terhadap sesama.
“Bagi saya, Jumat Berkah ini bukan hanya tentang mereka yang menerima, tapi tentang indahnya kita menjadi tangan yang berbagi. Selama saya masih diberi kesehatan dan rezeki yang cukup, saya bertekad ingin kegiatan ini terus berjalan dan bermanfaat bagi lebih banyak orang lagi,” ujarnya saat ditemui awak media, Jumat (15/5/2026).
Ia mengakui, menjalankan kegiatan sosial secara konsisten selama bertahun-tahun tentu bukan hal mudah.
Berbagai tantangan harus dihadapi, mulai dari biaya operasional, kebutuhan bahan makanan, hingga jumlah penerima manfaat yang terus bertambah setiap minggunya.
Namun demikian, semua tantangan tersebut tidak pernah membuat dirinya menyerah ataupun kehilangan semangat untuk terus membantu masyarakat.
“Memang ada kalanya kita harus berpikir lebih keras untuk memenuhi kebutuhan, apalagi sekarang yang datang makin banyak. Tapi melihat senyum dan rasa syukur dari mereka yang menerima, rasanya semua lelah itu hilang seketika. Itulah yang membuat saya tetap bertahan dan ingin terus melakukannya,” tambahnya.
Konsistensi dan ketulusan Muhammad Asri dalam menjalankan kegiatan sosial itu pun mendapat apresiasi besar dari masyarakat sekitar.
Salah satu warga, Nur Kulila, mengaku salut dan bangga dengan istiqomah Muhammad Asri yang tetap berbagi selama lebih dari lima tahun.
“Saya sudah melihat kegiatan ini dari awal, dan sampai sekarang setiap Jumat pasti ada. Jarang sekali ada orang yang bisa istiqomah seperti ini, apalagi sudah berjalan lebih dari lima tahun. Kami warga sangat terbantu, dan kehadiran kegiatan ini juga membuat lingkungan kami terasa lebih hangat dan saling peduli,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan Wisman, seorang pengguna jalan yang hampir setiap pekan berhenti di lokasi kegiatan.
Menurutnya, kegiatan Jumat Berkah bukan hanya soal makanan gratis, tetapi juga tentang hadirnya kepedulian di tengah masyarakat kecil.
“Saya sering lewat, dan hampir setiap kali melihat antrean panjang warga yang menunggu. Bagi saya, ini bukan sekadar soal makanan gratis yang didapat, tapi lebih dari itu—ini adalah bentuk kepedulian yang membuat orang-orang kecil seperti kami merasa diperhatikan dan tidak terabaikan. Semoga apa yang dilakukan Pak Asri menjadi amal jariyah yang tidak terputus pahalanya,” tuturnya.
Kini, kegiatan Jumat Berkah yang digagas Muhammad Asri telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sekitar. Kehadirannya bukan hanya membantu meringankan kebutuhan warga, tetapi juga menjadi simbol kepedulian sosial, kebersamaan, dan gotong royong di tengah kehidupan perkotaan.
Muhammad Asri berharap, semangat berbagi yang selama ini ia jalankan dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk ikut peduli terhadap sesama, sehingga semakin banyak tangan yang terulur membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Harapan saya sederhana, semoga kegiatan kecil ini bisa membawa manfaat dan mengajak lebih banyak orang untuk ikut berbagi. Karena sekecil apa pun kebaikan, kalau dilakukan bersama-sama, dampaknya akan sangat besar bagi masyarakat,” pungkasnya.
(AHF)




















