Example floating
Example floating
1 Mei 2026
Sidoarjo

Bupati Sidoarjo Sidak Jembatan Tarik, Kondisinya Memprihatinkan

×

Bupati Sidoarjo Sidak Jembatan Tarik, Kondisinya Memprihatinkan

Sebarkan artikel ini
Foto : Bupati Sidoarjo,Subandi sidak jembatan Tarik.

Sidoarjo – Bupati Sidoarjo, Subandi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke jembatan penghubung lintas kabupaten di Desa Tarik, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (2/5/2026). Sidak ini dilakukan untuk melihat langsung kondisi jembatan yang dinilai sudah memprihatinkan dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Dalam peninjauan tersebut, ditemukan bahwa kondisi fisik jembatan sudah tidak layak digunakan. Usia jembatan yang tua menjadi salah satu faktor utama tingginya risiko kecelakaan. Selain itu, posisi jembatan yang lebih rendah dari badan jalan, lebar yang terbatas, serta minimnya fasilitas pengaman turut memperburuk kondisi.

Kerusakan juga terlihat pada pagar pembatas jembatan. Saat ini, pagar hanya tersisa di satu sisi, sementara sisi lainnya mengalami kerusakan cukup parah. Kondisi tersebut membuat pengguna jalan harus ekstra hati-hati saat melintas, terutama saat berpapasan dengan kendaraan lain.

Sebagai langkah darurat, warga setempat sempat memasang tali rafia di area jembatan yang rusak sebagai penanda bagi pengendara. Namun, tanda tersebut kini sudah tidak terpasang lagi, sehingga meningkatkan potensi bahaya di lokasi tersebut.

“Kalau tidak ada rambu, dikhawatirkan pengendara motor atau mobil jatuh ke air. Apalagi kalau berpapasan mobil, dikira jembatannya lebar, padahal tidak muat,” ujar Efendi (36), warga sekitar.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Subandi menyampaikan bahwa pembangunan jembatan sebenarnya sudah direncanakan pada tahun sebelumnya. Namun, proyek tersebut tertunda akibat kebijakan efisiensi anggaran.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memastikan pembangunan akan kembali dijadwalkan pada tahun 2027. Proses pembangunan ditargetkan mulai berjalan pada awal tahun, sekitar bulan Maret hingga April.

“Jembatan ini sangat penting karena menjadi akses penghubung antar kabupaten. Oleh karena itu, harus segera dibangun kembali dan dilakukan perbaikan,” tegasnya.

Selain pembangunan, Bupati juga menyoroti pentingnya normalisasi di sekitar area jembatan guna mendukung kelancaran fungsi infrastruktur tersebut. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan serta kenyamanan pengguna jalan.

Dengan adanya rencana perbaikan dan pembangunan tersebut, diharapkan akses transportasi antara Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Mojokerto dapat berjalan lebih aman dan lancar. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo pun berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur demi mendukung mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.

(AHF/KominfoSidoarjo)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *