Republiknews.com,Gresik , Rangkaian Kejuaraan Tenis Junior TDP Piala Dandim Gresik–IMTC Tahun 2025 resmi ditutup pada Sabtu (22/11/2025) di Lapangan Tenis Tri Dharma Petrokimia Gresik. Penutupan berlangsung meriah dengan pengumuman para juara dari berbagai kelompok umur, disaksikan para atlet, pelatih, orang tua, serta jajaran pejabat terkait.
Dalam acara tersebut, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, S.Sos., berkesempatan menyerahkan langsung piala kepada para pemenang. Salah satu momen yang menarik perhatian adalah penyerahan trofi kepada Juara Tunggal Putra Kelompok Umur 16 (U-16) yang diraih oleh M. Aryasatya Dwi Tarizky, atlet muda berbakat asal Sukoharjo, Jawa Tengah.
Dandim 0817/Gresik memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian para atlet, khususnya para juara yang telah menunjukkan performa terbaik selama kejuaraan berlangsung. “Saya bangga melihat semangat juang para atlet muda di turnamen ini. Selamat kepada para juara, terutama Aryasatya yang tampil konsisten hingga meraih gelar juara. Teruslah berlatih, rendah hati, dan jadikan kemenangan ini sebagai pijakan untuk prestasi yang lebih tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Letkol Inf Fadly Subur Karamaha.
Beliau juga menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan untuk mencetak generasi muda yang berkarakter kuat dan berprestasi. “Kami ingin para atlet memahami bahwa tidak ada juara tanpa proses dan kerja keras. Teruslah menjaga sportivitas dan mental bertanding yang baik,” tambahnya.
Selama beberapa hari pelaksanaan, kejuaraan ini diikuti ratusan atlet muda dari berbagai provinsi di Indonesia. Kompetisi meliputi berbagai kategori usia, mulai dari KU-10 hingga KU-18, serta menghadirkan pertandingan yang ketat dan penuh sportivitas.
Dengan berakhirnya turnamen tahun ini, panitia dan seluruh pihak pendukung berharap Kejuaraan Tenis Junior TDP Piala Dandim Gresik–IMTC dapat terus digelar secara berkelanjutan sebagai wadah pembinaan atlet masa depan sekaligus memperkuat budaya olahraga di Kabupaten Gresik.
Kejuaraan ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan sertifikat kepada seluruh finalis. Semangat para atlet muda tampak jelas, menandai berakhirnya kompetisi namun membuka peluang besar bagi lahirnya bibit-bibit unggul tenis Indonesia.
(AHF/Humas KOREM 84/BJ)



















