10 Agustus 2026. DPRD SIDOARJO
10 Agustus 2026. DPRD SIDOARJO
Banner Cukai Rokok Ilegal
Banner Cukai Rokok Ilegal
Sidoarjo

Pemkab Sidoarjo Siap Bersinergi dengan BRI, Dorong Digitalisasi Pelayanan Publik dan Optimalisasi PAD

×

Pemkab Sidoarjo Siap Bersinergi dengan BRI, Dorong Digitalisasi Pelayanan Publik dan Optimalisasi PAD

Sebarkan artikel ini
Foto : Bupati Sidoarjo,H.Subandi menerima tamu dari BRI.
Foto : Bupati Sidoarjo,H.Subandi menerima tamu dari BRI.

SIDOARJO , republiknews.com.– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo membuka peluang memperkuat sinergi dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kerja sama tersebut diarahkan pada pemanfaatan jaringan dan layanan digital BRI untuk mempermudah masyarakat dalam memenuhi berbagai kewajiban daerah, termasuk pembayaran pajak dan retribusi.

Melalui dukungan kanal pembayaran digital, masyarakat diharapkan dapat memperoleh layanan yang lebih mudah, cepat, dan efisien.
Peluang sinergi itu dibahas saat Bupati Sidoarjo Subandi menerima jajaran pimpinan BRI di Pendopo Delta Wibawa, Selasa (1/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut hadir di antaranya Senior Vice President BRI Danang Andi Wijanarko.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari penjajakan pola-pola sinergi antara Pemkab Sidoarjo dengan BRI, terutama dalam menghadirkan inovasi pelayanan yang dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Danang mengatakan, kondisi fiskal daerah saat ini menghadapi tuntutan efisiensi. Karena itu, menurutnya, dibutuhkan inovasi dan kolaborasi untuk mendukung optimalisasi pelayanan kepada masyarakat.

BRI, lanjut Danang, memiliki jaringan yang luas serta aplikasi mobile yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan pemerintah daerah.

Salah satu bentuk dukungan yang ditawarkan adalah integrasi kanal pembayaran BRI dengan sistem pemerintah daerah.

“Kami akan integrasikan channel yang kami punya, termasuk mobile banking, untuk pembayaran pajak. Ini akan membantu masyarakat melakukan pembayaran dengan lebih mudah dan murah,” ujar Danang.

Selain digitalisasi pembayaran pajak dan retribusi, sinergi antara Pemkab Sidoarjo dan BRI juga diarahkan pada sektor pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Sebagai salah satu perbankan yang memiliki fokus kuat terhadap sektor UMKM, BRI menyatakan kesiapannya mendukung pelaku usaha di Sidoarjo agar dapat meningkatkan kapasitas bisnis, naik kelas, bahkan memiliki peluang menembus pasar global.

“Kami juga siap bersinergi dalam pemberdayaan UMKM agar semakin banyak yang naik kelas, bahkan mampu berkembang sampai ekspor,” kata Danang.

Bupati Sidoarjo Subandi menyambut positif peluang kerja sama tersebut. Ia menegaskan bahwa Pemkab Sidoarjo terbuka terhadap berbagai bentuk kolaborasi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung peningkatan PAD.

“Kami sangat bangga dan menyambut baik terobosan yang ditawarkan BRI. Apa saja yang bisa dikerjasamakan, terutama untuk peningkatan PAD dan pelayanan kepada masyarakat, tentu akan kita lihat dan kita tindak lanjuti,” ujar Subandi.

Menurut Subandi, peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi salah satu perhatian Pemkab Sidoarjo. Pemerintah daerah terus mendorong agar pelayanan semakin dekat dan mudah dijangkau masyarakat.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah penguatan pelayanan terpadu di seluruh kecamatan. Pemkab Sidoarjo mendorong konsep pelayanan satu pintu, termasuk untuk pembayaran pajak.

“Di setiap kecamatan kita dorong pelayanan satu pintu, termasuk untuk pembayaran pajak. Ada 18 kecamatan yang bisa menjadi bagian dari percepatan pelayanan ini. Selanjutnya juga akan kita siapkan sampai di tingkat desa,” jelasnya.

Subandi menilai inovasi pelayanan berbasis digital penting dikembangkan mengingat Sidoarjo merupakan daerah urban dengan aktivitas masyarakat yang tinggi.

Digitalisasi diharapkan dapat mengurangi kebutuhan masyarakat untuk datang langsung ke kantor pemerintahan hanya untuk mengakses layanan tertentu.

Dengan sistem pelayanan yang semakin terintegrasi, masyarakat diharapkan dapat menghemat waktu sekaligus memperoleh pelayanan yang lebih praktis.

Pemkab Sidoarjo juga menegaskan keterbukaannya terhadap dukungan dari berbagai pihak dalam memperkuat sistem pelayanan publik.

Kolaborasi tersebut tidak hanya terbatas dengan BRI maupun Bank Jatim, tetapi juga dapat dilakukan dengan lembaga lain sepanjang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kita terbuka. Bukan hanya BRI atau Bank Jatim. Mana saja yang bisa masuk dan memberikan support terhadap sistem pelayanan pemerintah, monggo (silakan),” ungkap Subandi.

Ke depan, sinergi dengan BRI diharapkan dapat segera ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan perangkat daerah terkait. Dengan demikian, berbagai inovasi yang ditawarkan tidak berhenti pada tahap penjajakan, tetapi dapat diwujudkan dalam pelayanan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Penguatan kanal pembayaran digital, pelayanan terpadu hingga tingkat kecamatan dan desa, serta dukungan terhadap pengembangan UMKM menjadi bagian dari agenda yang diharapkan mampu memperkuat pelayanan publik sekaligus kemandirian fiskal daerah.

“Yang paling penting adalah bagaimana kerja sama ini memberikan kemudahan kepada masyarakat, meningkatkan pelayanan publik, dan pada akhirnya ikut meningkatkan PAD Sidoarjo,” pungkas Bupati Subandi.

(AHF/KominfoSidoarjo)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *