Lampung Utara-Republiknews. Pasca peristiwa baku tembak antara 3 anggota polres Lampung Utara dan seorang terduga pelaku DPO Narkoba yang terjadi di Muara Jaya, Kelurahan Kotabumi Udik, Kecamatan Kotabumi beberapa hari lalu.
Diketahui almarhum (alm) PHP bukanlah warga setempat dan bukan keluarga dari pemilik rumah tempat alm terkapar, sehingga pihak pemilik rumah merasa resah dan mengalami trauma mendalam akibat melihat peristiwa berdarah itu.
Meski demikian, dikatakan Idham Syah Selaku Kepala Lingkungan setempat yang juga merupakan keluarga pemilik rumah, pihaknya turut berbela sungkawa dan selalu terbuka kepada pihak-pihak yang terlibat dalam peristiwa tersebut untuk meluruskan kronologis kejadian yang sebenarnya, sehingga tidak adanya kekeliruan pandangan publik kepada pihak pemilik rumah.
“Alm terduga pelaku bukan warga sini, kebetulan kejadian nya itu terjadi di rumah tua kita, ” Ujar idham. Kepada media ini.
Berselang beberapa hari usai kejadian, Pihak keluarga terduga pelaku mendatangi kediaman tempat terjadinya peristiwa tersebut yang bertujuan untuk bersilahturahmi serta meminta izin berdoa di tempat almarhum menghembuskan nafas terakhir.
“Tadi malam, orang tua, istri dan keluarga pelaku berkunjung kesini, minta maaf atas insiden yang terjadi di teras rumah kita, yang mungkin sudah membuat resah, tidak nyaman bahkan meninggalkan trauma, mereka minta maaf sekaligus minta izin untuk berdoa di sini, ” Terang Idham Syah. Kamis (27/8/2026).
Menanggapi kehadiran keluarga terduga pelaku itu, pihak pemilik rumah menyambut baik dan terimakasih, meskipun dalam keadaan berduka masih bisa menyempatkan diri untuk datang ke kediamannya.
“Artinya mereka juga merasakan apa yang pemilik rumah rasakan, harapan kami kedepannya semoga tidak ada lagi kejadian seperti ini di tempat kami dan semoga ada hikmahnya dibalik musibah yang sudah terjadi, “pungkasnya.(Rasyid)




















