SIDOARJO-Polsek Balongbendo Polresta Sidoarjo bersama jajaran Forkopimka, pemerintah desa dan kelompok tani melaksanakan panen raya jagung kuartal III Tahun 2026 di lahan pertanian seluas 3 hektare di Desa Singkalan, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, Selasa (11/8/2026).
Dalam sambutannya, Kompol Sunari menyampaikan bahwa kegiatan panen raya tersebut merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan, sebagaimana dicanangkan pada Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
“Panen jagung kuartal III Tahun 2026 ini merupakan wujud kita mendukung pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Bapak Presiden Republik Indonesia,” ujar Kompol Sunari.
Ia menjelaskan, salah satu faktor pendukung produktivitas tanaman jagung adalah penggunaan bibit yang memiliki ketahanan terhadap penyakit dan kondisi iklim.
Bibit Perkasa, kata dia, memiliki daya tahan terhadap sejumlah penyakit tanaman seperti bulai, karat daun dan hawar daun.
“Batangnya kokoh dan sistem perakarannya kuat sehingga tanaman tidak mudah roboh. Ini menjadi salah satu alasan petani banyak menggunakan bibit Perkasa,” jelasnya.
Selain mendorong peningkatan produksi, Polsek Balongbendo juga berkomitmen membantu mencarikan solusi atas kendala yang dihadapi petani. Salah satunya terkait persoalan pengairan lahan pertanian.
“Kami mendengar keluhan para petani, khususnya masalah pengairan. Kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait agar persoalan tersebut dapat dicarikan solusi,” tegasnya.
Kompol Sunari menambahkan, Polri tidak hanya hadir dalam kegiatan panen, tetapi juga berupaya membantu petani dalam penyaluran hasil produksi. Hasil panen nantinya dapat dijual kepada Bulog maupun pabrik pakan ternak dengan memperhatikan standar kadar air jagung.
“Polri dalam hal ini sebagai penggerak petani. Hasil panen nanti juga akan diambil atau dijual oleh petani. Kami akan membantu penjualannya kepada pihak Bulog atau pabrik pakan ternak, tentunya sesuai dengan kadar air jagung,” ungkapnya.
Menurutnya, pendampingan terhadap petani merupakan bagian dari semangat Polri Cinta Petani, sekaligus bentuk sinergi untuk meningkatkan produksi pangan di wilayah Kecamatan Balongbendo.
“Kegiatan ketahanan pangan ini merupakan bentuk Polri Cinta Petani. Ke depan, kita terus mewujudkan ketahanan pangan dengan menanam jagung sebagai wujud implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan, khususnya di wilayah Kecamatan Balongbendo,” katanya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi langkah positif dalam meningkatkan produksi jagung sekaligus memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Camat Balongbendo Ardi Anindita S. memberikan apresiasi terhadap kerja keras dan semangat gotong royong para petani dalam merawat tanaman hingga memasuki masa panen.
Menurutnya, komoditas jagung memiliki peran penting dalam mendukung program swasembada pangan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Kami mengapresiasi kerja keras dan semangat gotong royong para petani. Semoga hasil pertanian terus meningkat dan para petani semakin jaya,” ujarnya.
Panen raya jagung tersebut sekaligus menunjukkan sinergi antara Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan kelompok tani dalam menjaga produktivitas pertanian serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Sidoarjo.
(Redho)




















