Republiknews.com,SIDOARJO – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus mempercepat pembangunan infrastruktur guna meningkatkan pelayanan publik dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat evaluasi dan percepatan pembangunan infrastruktur yang dipimpin Bupati Sidoarjo, H. Subandi, di Ruang Opsroom Sekretariat Daerah Kabupaten Sidoarjo, Rabu (10/6/2026).
Rapat tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo Fenny Apridawati, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Bahrul Amig, Kepala Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Sidoarjo M. Mahmud, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Dalam kesempatan itu, Bupati Subandi menekankan bahwa pembangunan dan pemeliharaan jalan, termasuk penanganan banjir, harus menjadi prioritas utama karena berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat dan perkembangan ekonomi daerah.
Menurut Subandi, seluruh usulan pembangunan yang telah masuk perlu diverifikasi dan diklasifikasikan berdasarkan tingkat urgensinya. Langkah tersebut diperlukan agar anggaran yang tersedia dapat digunakan secara efektif untuk program-program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.
“Saya minta seluruh usulan yang sudah masuk dilakukan pengecekan kembali dan dipilah berdasarkan skala prioritas. Mana yang sifatnya mendesak dan benar-benar dibutuhkan masyarakat, itu yang harus didahulukan. Kita juga harus memastikan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Sidoarjo,” tegasnya.
Bupati Subandi mengungkapkan bahwa saat ini terdapat ratusan usulan pembangunan yang telah masuk dalam perencanaan daerah. Namun, keterbatasan anggaran membuat pemerintah harus menentukan prioritas pembangunan secara cermat. Ia juga meminta perangkat daerah memanfaatkan peluang efisiensi anggaran untuk mempercepat realisasi program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Selain fokus pada pembangunan jalan, Subandi memberikan perhatian khusus terhadap persoalan banjir yang masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah Sidoarjo. Ia meminta perangkat daerah terkait segera memetakan titik-titik rawan banjir dan mempercepat normalisasi saluran, perbaikan drainase, serta pembangunan infrastruktur pengendali banjir lainnya.
“Saya minta titik-titik yang berpotensi menyebabkan banjir segera dipetakan dan ditangani. Begitu juga dengan jalan, jembatan maupun fasilitas umum lainnya yang membutuhkan perbaikan agar segera diproses dan dikerjakan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Sidoarjo, M. Mahmud, memaparkan perkembangan sejumlah proyek infrastruktur yang saat ini sedang berjalan maupun dalam tahap persiapan. Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus melakukan percepatan dan pengawasan agar seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Mahmud menjelaskan, program betonisasi jalan tahun 2026 akan dilaksanakan pada tujuh ruas jalan yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Sidoarjo. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas infrastruktur jalan guna mendukung mobilitas warga serta memperlancar aktivitas perekonomian daerah.
Berbagai pekerjaan peningkatan jalan dan infrastruktur pendukung lainnya kini telah memasuki tahap persiapan dan pelaksanaan. Karena itu, evaluasi dan koordinasi rutin terus dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan optimal dan sesuai target.
“Untuk pekerjaan peningkatan jalan, waktu pelaksanaannya sekitar tiga bulan. Kami optimistis seluruh pekerjaan yang telah direncanakan dapat berjalan sesuai target dan selesai paling lambat pertengahan November 2026,” jelas Mahmud.
Ia menambahkan, pengawasan proyek akan terus diperketat guna menjaga kualitas hasil pekerjaan. Dengan demikian, infrastruktur yang dibangun diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Sidoarjo.
Melalui rapat evaluasi tersebut, Pemkab Sidoarjo kembali menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan infrastruktur secara terencana, merata, dan berkelanjutan. Percepatan pembangunan jalan, pengendalian banjir, serta peningkatan sarana dan prasarana publik diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sidoarjo di masa mendatang.
(AHF/Kominfo Sidoarjo)



















