Republiknews.com. Bitung – Insiden Kapal Penangkap Ikan KM. Anaiah di perairan Bitung – Ternate TNI AL melalui Satrol Kodaeral VIII turut serta evakuasi korban. Kamis malam ( 26/03/26)
Untuk mendukung kelancaran operasi, Satrol Kodaeral VIII mengerahkan dua armada, yaitu KAL Tedong Naga VIII-25 dan RHIB, yang berperan penting dalam proses pencarian dan evakuasi di lokasi kejadian.
Dalam pernyatanya Komandan Satrol Kodaeral VIII, Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits, E.D., S.E., M.Tr.Hanla., CRMP, berujar, Kegiatan ini merupakan wujud kesiapsiagaan dan respon cepat TNI AL dalam menjalankan tugas kemanusiaan serta memberikan perlindungan kepada masyarakat maritim.
Terpantau ada empat korban yang di evakuasi TNI AL dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit untuk perawatan. Sementara satu korban yang mengalami luka bakar hampir 90% dievakuasi menggunakan Kapal Polisi SBU XV-2001 milik Polairud dan Korban langsung dirujuk ke RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado untuk mendapatkan penanganan intensif,”
Dalam evakuasi ini melibatkan Basarnas, TNI, Polri, serta pemerintah daerah, termasuk Pemerintah Kota Bitung dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Prioritas utama diberikan kepada korban dengan luka paling parah agar segera mendapatkan penanganan medis.
Adapun Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan, menurut informasi semtara dari ABK, kebakaran dipicu dari bahan bakar yang disipen dalam jerigen.
KM . Anaiah yang mengalami insiden kebakaran memuat ABK sebanyak 20 orang dengan daftar sebagai berikut:
1.Ferly Supriadi Lumuhu : Nahkoda
2.Subehein Dawid : KKM
3.Ale Gogatja : ABK
4.Alfandi : ABK
5.Drikman Gomolobe : ABK
6.Esmon Lumuhu : ABK
7.Felentinus Nuhu : ABK
8.Fenly Joseph : ABK
9..Glen Tundali : ABK
10.Joun Gogatja : ABK
11.Junerio Tahulending : ABK
12.Nestor Sumelung : ABK
13.Niklas Amtade : ABK
14.Novri : ABK
15.Piterson Karendehe : ABK
16.Steven Lumbaa : ABK
17.Wempi Partada : ABK
18.Yanto Sumelung : ABK
19.Yornes Gumolobe : ABK
20..Yudipra Berrhimpong : ABK
( SR)



















