Republiknews.com,Sidoarjo, 3 Maret 2026 – Wakil Bupati Mimik Idayana menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam mendukung penuh program Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Sidoarjo periode 2025–2030.
Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri pengukuhan pengurus Dekopinda Sidoarjo yang digelar di Pendopo Delta Wibawa, Selasa sore (3/3).
Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Jawa Timur (Dekopinwil Jatim), Slamet Sutanto.
Dalam pengukuhan tersebut, Bambang Pujianto resmi ditetapkan sebagai Ketua Dekopinda Sidoarjo didampingi Edy Wuryanto sebagai wakil ketua.
Wabup Mimik Idayana berharap amanah yang diemban para pengurus baru mampu membawa semangat baru dalam memajukan koperasi di Kabupaten Sidoarjo. Ia menekankan pentingnya koperasi menjadi lebih progresif dan kreatif dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berkomitmen akan terus mendukung, mendampingi, dan bekerja sama dengan Dekopinda dalam setiap program yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Sidoarjo,” tegasnya.
Menurutnya, sejak awal berdiri, koperasi telah menjadi penggerak ekonomi rakyat sekaligus wadah pemberdayaan dan pemerataan kesejahteraan. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen koperasi untuk memperkuat sinergi serta menjaga solidaritas dan semangat gotong royong dalam menjalankan organisasi.
Sementara itu, Slamet Sutanto menyampaikan bahwa Dekopin merupakan wadah gerakan koperasi yang memiliki tanggung jawab besar dalam memajukan perkoperasian di Indonesia. Ia menegaskan terdapat tiga fungsi dominan Dekopin yang harus dijalankan, yakni advokasi, fasilitasi, dan edukasi.
Menurutnya, tantangan yang dihadapi gerakan koperasi saat ini tidak ringan, termasuk dalam mensukseskan program Koperasi Desa Merah Putih. Oleh karena itu, pembentukan karakter pengurus, pengawas, dan anggota koperasi menjadi hal penting agar memahami jati diri koperasi.
“Koperasi ini kumpulan orang, bukan kumpulan modal. Sehebat apa pun fasilitasnya, jika anggota tidak merasa memiliki dan tidak bergotong royong, sulit berkembang sesuai harapan,” ujarnya.
Ia juga meminta Dekopinda Sidoarjo segera menggelar rapat pimpinan untuk membentuk kesekjenan serta lembaga-lembaga khusus, terutama Lembaga Pendidikan Koperasi (Lapenkop) yang bertugas memberikan edukasi perkoperasian, khususnya bagi Koperasi Desa dan Kelurahan yang baru terbentuk.
Dengan pengukuhan ini, diharapkan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan Dekopinda semakin kuat dalam mendorong koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan di daerah.
(AHF/KominfoSidoarjo)



















