Republiknews.com. Manado – Danrem 131/Santiago, Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip, S.H.,M.H, pimpin serah terima jabatan (Sertijab) dan acara pisah sambut Dandim 1310/Bitung dan Dandim 1303/Bolmong yang digelar di Aula Santiago. Kamis, (4/12/25).
Kegiatan serahterima jabatan dihadiri oleh Kasrem 131/Santiago, Kolonel Inf Agus Irianto, Para Kasi Kasrem 131/Stg, Para Dandim Jajaran Korem 131/Stg, Para Kabalakdam XIII/Mdk, Dantum Intelrem 131/Stg, Mayor Cba Selfanus, SH, Para Perwira Staf Korem 131/Stg, Para Kabalakrem 131/Stg, Para Perwira Kodim 1303/Bolmong dan Kodim 1310/Bitungdan Ketua dan Pengurus Persit KCK Koorcab Rem 131serta Para Wartawan media cetak dan online dan sejumlah tamu undangan lainnya
Dengan berakhir tugasnya Letkol Czi Hanif Tupen, S.T.,M.I.P sebagai Dandim 1310/Bitung, tongkat komando resmi di lanjutkan oleh Letkol Inf I Dewa Made Darmawan Juniarta.
Sementara tongkat Komando Dandim 1303/Bolmong yang sebelumnya di jabat oleh Letkol Inf Fahmi Haris, S.I.P, kini resmi berpindah kepada Letkol Inf Manase Lomo, S.H.,M.I.P.
Perlu diketahui kedua Letnan Kolonel TNI AD tersebut, yakni Letkol Czi Hanif Tupen, S.T., M.I.P, selanjutnya menjabat sebagai Waaslog Kasdam XIII/Mdk, sementara Letkol Inf Fahmi Haris, S.I.P sendiri mendapat jabatan baru sebagai Waasintel Kodam XIII/Merdeka.
Danrem 131/Stg, Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip dalam sambutannya menyampaikan Selaku Komandan Korem 131/Santiago dan pribadi mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada Letkol Czi Hanif Tupen dan Letkol Inf Fahmi Haris atas pelaksanaan tugas dan pengabdiannya selama menjabat Dandim.
”Kepada Letkol Inf I Dewa Made Darmawan Juniarta dan Letkol Inf Manase Lomo, saya ucapkan selamat atas jabatan barunya masing-masing sebagai Dandim 1310/Bitung dan Dandim 1303/Bolmong,
Saya percaya, dengan berbekal kemampuan dan berbagai pengalaman jabatan sebelumnya, amanah dan tanggung jawab jabatan yang baru ini dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,”ucapnya.
Danrem 131/Santiago juga mengingatkan kembali kepada pejabat baru, bahwa tugas Dandim selaku Komandan Komando Kewilayahan saat ini harus fokus pada pembinaan teritorial.
”Saya tegaskan bahwa para Dandim harus terus melakukan Serbuan Teritorial yang melibatkan prajurit bersama rakyat.
Selaku insan teritorial, setiap Prajurit TNI Angkatan Darat dituntut mampu melaksanakan serbuan teritorial di tengah masyarakat binaannya sebagai penjabaran dari Pembinaan Teritorial yang merupakan fungsi utama dan roh TNI-AD.
Oleh karena itu berbuatlah yang terbaik, berani, tulus dan ikhlas. Lakukanlah tugas pembinaan kewilayahan dengan sebaik-baiknya dilandasi oleh rasa kebersamaan, kekeluargaan dan semangat persatuan dan kesatuan dalam bingkai Kemanunggalan TNI- Rakyat,” tegas Murtopo. (*Suryo)/)




















