Republiknews.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bitung menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema, Penataan Daerah Pemilihan dan Metode verifikasi Partai Politik Calon Peserta Pemilu.
FGD yang dihadiri oleh perwakilan partai politik peserta pemilu, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, LSM, akademisi, Media, dan unsur penyelenggara Pemilu lainnya ini berlangsung di Cafe Ewako kota Bitung. Rabu, ( 16/07/25)
Dalam FGD tersebut, berbagai isu krusial dibahas, antara lain terkait penataan daerah pemilihan (Dapil), dan berbagai hal terkait pelaksanaan pemilu, untuk memastikan Pemilu mendatang berjalan dengan lancar, efisien dan demokratis.
Ketua KPU kota Bitung, Deslie Sumampouw menyatakan, bahwa FGD ini merupakan bagian penting dari upaya KPU untuk mempersiapkan Pemilu yang akan datang secara optimal, agar demokrasi tetap terjaga dengan baik, paparnya.
Senada dengan Ketua KPU, Komisioner KPU, Yunnoy Rawung, juga menambahkan ada sejumlah kajian teknis terkait pelaksanaan Pemilu dan Pilkada mendatang.
Salah satu sorotan utama adalah wacana penggunaan teknologi informasi, khususnya e-voting dan pentingnya kerjasama semua pihak dalam menciptakan pemilu yang berkualitas dan demokratis.
Sementara dari pihak Bawaslu, Iten Konjongian menyatakan, seluruh proses pemilu yang penting sesuai regulasi,, Ujarnya.
Perlu diketahui KPU kota Bitung merupakan KPU Kabupaten/ Kota yang melaksanakan Kegiatan FGD, pertama kali di Indonesia ,paska Pemilu dan Pilkada kemarin.
FGD ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang konkret dalam mewujudkan Pemilu/ Pilkada mendatang dengan sukses dan demokratis di kota Bitung. ( Suryo)



















