Home / Spesial / Pasangan Ikmal Jaya Ancam Polisikan Para Saksi Dari KPUD Tegal
Pasangan Ikmal Jaya Ancam Polisikan Para Saksi Dari KPUD Tegal

Pasangan Ikmal Jaya Ancam Polisikan Para Saksi Dari KPUD Tegal

Republiknews.com – JAKARTA - Pasangan calon walikota Tegal, periode 2013 – 2018, H Ikmal Jaya – H Edy Suripno atau Uyip selaku Pemohon di persidangan Mahkamah Konstitusi (MK) mengancam akan melaporkan ke polisi sejumlah saksi dari Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Tegal dengan termohon dari pasangan calon Walikota Tegal terpilih, Siti Masitha Soeparno – HM Nursholeh.

Ditemui usai sidang di Gedung MK pada persidangan ketiga gugatan Pilkada Kota Tegal, Kuasa hukum H Ikmal Jaya – H Edy Suripno, Fadli Nasution kemarin mengatakan ancaman melaporkan KPU Kota Tegal sebagai termohon dan Siti Masitha Soeparno – HM Nursholeh selaku terkait ke polisi, lantaran keterangan para saksi yang diajukan oleh termohon dan terkait, khususnya para Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dinilai palsu.

Keterangan yang dinilai palsu tersebut, kata Fadli Nasution, terkait pengakuan para saksi yang diketahui sebagai anggota PPS, mengaku sudah tidak lagi menjadi tim pemenangan atau tim sukses dari pasangan calon walikota-wakil walikota terpilih, Siti Masitha Soeparno – HM Nursholeh.

“Kami memiliki bukti surat keputusan atas penunjukkan mereka dan semuanya sudah diserahkan kepada hakim MK. Silahkan saja mereka (para saksi) di hadapan majelis hakim MK mengaku sudah mengundurkan diri sebagai anggota tim sukses Bunda Sitha,” kata Fadli.

Menurutnya, berdasarkan keterangan palsu itulah, yang membuat pihak Pemohon dari pasangan H Ikmal Jaya – H Edy Suripno akan melaporkan keterangan palsu dari para saksi ke polisi.

Fadli menunjukkan fakta di persidangan ketika para anggota PPS dan KPPS yang diajukan oleh pihak Termohon dan Terkait. “Ternyata, dari delapan saksi yang diajukan pihak Terkait ada enam saksi merupakan anggota KPPS maupun PPS,” sebutnya.

Kehadiran dari para saksi KPPS yang diajukan oleh pihak Terkait, dalam persidangan membuat heran majelis hakim MK dan bertanya kepada pihak Termohon, apakah KPUD mengizinkan atau tidak. “Apabila tidak berkenan, KPUD bisa melarangnya atau boleh menghentikan keterangan mereka,” kata Fadli mengulangi pertanyaan majelis hakim MK.

“Dugaan selama ini tentang adanya konspirasi akan terbongkar. Bukti-buktinya ada. Keterangan mereka juga bohong semua. Namun bahayanya, keterangan palsu yang mereka sampaikan di MK apabila terbukti akan mendapat sanksi pidana,” sambungnya.

Sementara pasangan H Ikmal Jaya – H Edy Suripno mengatakan pihaknya tidak tahu keputusan MK seperti apa dan mereka hanya melihat apa keputusaan MK nantinya.

“Kita melihat, hari ini pihak termohon dan terkait tidak bisa menyerahkan alat bukti, bahkan hingga persidangan ketiga ini tidak boleh lagi menyerahkan alat bukti. Persidangan hari ini merupakan hari terakhir,” sebutnya.

Ikmal mengutip apa yang pernah disampaikan hakim MK bahwa pihak yang berperkara benar di daerah tetapi kalau dipersidangan MK tidak bisa menyerahkan alat bukti tidak akan menang. “Sementara kami telah membawa alat bukti dan dipersidangan ketiga ini harus sudah diserahkan,” ujarnya.

Pimpinan Majelis MK Patrialis Akbar menjelaskan, jika termohon dan terkait tidak juga membawa atau menyampaikan alat bukti hingga persidangan ketiga, maka berdasarkan rapat Majelis Hakim, tidak bisa memberikan toleransi waktu lagi untuk menunggu diserahkan alat bukti tersebut.

“Karena kami sejak awal persidangan jelas sudah menyampaikan, bahwa ini adalah persidangan sangat cepat dan tentunya alat bukti sebagai pendukung persidangan harus segera diserahkan kepada Pimpinan Majelis Hakim MK,” tegas Patrialis.

Sekedar informasi, Pilkada Kota Tegal untuk periode 2013-2018 diikuti 4 pasangan kandidat yaitu, pasangan nomor urut 1, H Ikmal Jaya SE Ak – H Edy Suripno SH, pasangan nomor urut 2, Muhamad Jumadi ST MM – Ir H Muhammad Wahyudi MM, pasangan nomor urut 3, Hj Siti Masitha Soeparno – Drs HM Nursoleh MMPd dan pasangan terakhir nomor urut 4, Hendria Priatmana SE – Hj Endang Sutarsih SH. (UH)

Foto: para saksi di persidangan MK (atas). Pasangan calon walikota dan wawako Tegal H Ikmal Jaya – H Edy Suripno atau Uyip (bawah)

About admin

Scroll To Top
thomas davisthomas davis